Kasatreskrim Polres Batu AKP Zaenal Memastikan Penyelidikan Kasus Kematian Mahasiswa S3 UB Malang Berlanjut

Dalam upaya menjaga keamanan dan transparansi di lingkungan masyarakat, Kepolisian Resor (Polres) Batu di bawah kepemimpinan Kasatreskrim yang baru, AKP Zaenal Arifin, SH, telah mengadakan pertemuan dengan rekan-rekan media. Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (09/06/26) ini bertujuan untuk menjalin komunikasi yang lebih baik serta memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan media dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada publik.
Komitmen Terhadap Keterbukaan Informasi
Dalam acara temu kenal tersebut, AKP Zaenal didampingi oleh Kasi Humas Polres Batu, Iptu M. Huda Rohman. Ia mengajak para jurnalis dari berbagai media yang tergabung dalam komunitas Bersama Kita “Jogo Batu” untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Kota Batu. Ia menekankan pentingnya peran media dalam membangun citra positif dan memberikan informasi yang benar kepada masyarakat.
AKP Zaenal mengungkapkan harapannya agar rekan-rekan media dapat membantu pihak kepolisian dalam menanggulangi berita-berita yang tidak sesuai dengan fakta yang beredar di media sosial. Informasi yang tepat dan berbasis fakta sangat penting untuk membentuk persepsi yang objektif di kalangan masyarakat mengenai berbagai peristiwa yang terjadi.
Pentingnya Informasi yang Valid
“Masyarakat berhak mendapatkan informasi yang akurat, terverifikasi, dan tidak menyesatkan. Kami berkomitmen untuk membuka ruang komunikasi yang efektif dengan rekan-rekan media,” jelasnya. Keterbukaan ini bertujuan agar masyarakat dapat memahami situasi dan perkembangan terkini dengan lebih baik.
Sebagai langkah konkret dalam menjalankan komitmen tersebut, AKP Zaenal memberikan akses komunikasi langsung kepada para jurnalis yang memerlukan konfirmasi terkait perkembangan kasus atau informasi lainnya yang menjadi domain Satreskrim Polres Batu.
Pemetaan Kasus dan Penanganan yang Profesional
Dalam kapasitasnya sebagai pejabat baru, AKP Zaenal tengah melakukan pemetaan terhadap berbagai kasus yang menjadi perhatian publik dan media. Langkah ini diambil sebagai bagian dari proses adaptasi dan untuk memastikan bahwa penanganan kasus-kasus yang mendapat sorotan berjalan secara profesional dan transparan.
Salah satu kasus yang saat ini menjadi fokus perhatian adalah penemuan mayat di aliran sungai yang terletak di Kelurahan Temas, Kecamatan Batu. Penemuan ini telah memicu perhatian luas dari masyarakat dan mahasiswa, terutama terkait dengan kejanggalan yang ditemukan pada tubuh korban.
Detail Penyelidikan Kasus Kematian Mahasiswa S3
Kasus kematian seorang mahasiswa Program Doktor (S3) Biologi dari Universitas Brawijaya (UB) yang bernama Kavana Hafil Kusuma (26) masih dalam tahap penyelidikan yang mendalam oleh Polres Batu. Korban ditemukan tewas pada 20 November 2025 di sungai kawasan Jalan Patimura, Kelurahan Temas, Kota Batu.
Kondisi jenazah Kavana menunjukkan adanya kejanggalan yang memicu tuntutan dari rekan-rekannya untuk mendapatkan transparansi dalam penyelidikan. Hingga saat ini, pihak kepolisian dari Polres Batu, berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, telah melakukan pemeriksaan terhadap setidaknya 46 saksi yang relevan untuk mengungkap penyebab pasti kematian mahasiswa tersebut.
Proses Penyelidikan yang Berlanjut
AKP Zaenal menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini mengenai perkembangan penyelidikan, tanpa mengganggu aspek teknis dari proses penyidikan yang sedang berlangsung. “Kami sedang menginventarisasi sejumlah kasus yang menjadi perhatian masyarakat maupun media. Kami akan terus memberikan informasi yang bisa disampaikan kepada publik,” ungkapnya.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi spekulasi dan memberikan gambaran yang jelas mengenai penyelidikan yang sedang berlangsung. Keterlibatan masyarakat dalam proses ini juga dianggap penting untuk membangun kepercayaan antara polisi dan publik.
Harapan untuk Masyarakat dan Media
Dalam menghadapi tantangan informasi yang berkembang pesat, AKP Zaenal berharap agar media dapat turut berperan aktif dalam menyampaikan informasi yang akurat. “Kami memahami bahwa dengan banyaknya informasi yang beredar, penting bagi media untuk menyaring dan menyajikan berita yang benar kepada masyarakat,” imbuhnya.
Keterlibatan media dalam menyampaikan berita yang faktual akan membantu masyarakat dalam memahami situasi yang sebenarnya dan mengurangi ketidakpastian. Melalui kerjasama yang baik ini, diharapkan keamanan dan ketertiban di Kota Batu dapat terjaga dengan baik.
Kesimpulan
Penyelidikan atas kematian mahasiswa S3 UB Malang, Kavana Hafil Kusuma, adalah salah satu kasus yang mendapatkan perhatian luas. Dengan komitmen yang kuat dari pihak kepolisian dan dukungan dari media, diharapkan kasus ini dapat terungkap secara transparan dan akurat. Kerjasama antara kepolisian dan media menjadi kunci dalam memberikan informasi yang terpercaya kepada publik serta menjaga keamanan di masyarakat.





